Asiyah Busana

Cart
Cart masih kosong
Total: Rp0

Perbedaan Bahan Katun dan Rayon

Kain Rayon Samakah dengan Katun? Bagaimana Cara Membedakannya?


Banyak dari kita sering bertanya, kain rayon itu seperti apa sih?Apakah sama dengan katun?

Kain rayon kalau di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta lebih dikenal sebagai kan santung/shantung. Biasanya banyak dipakai oleh produsen batik. Biasanya digunakan untuk daster baju, celana, sarung pantai dll.


Kain rayon sebenarnya sangat berbeda dari katun. Kain katun berasal murni dari serat alami kapas sedangkan untuk kain rayon basis seratnya dibuat dari pulp kayu, dimana yang paling banyak digunakan adalah jenis kayu cemara dan pinus. Namun, dalam perkembangannya, ada proses kimiawi dalam pembuatannya yaitu benang kain rayon berasal dari polimer organik. Hal ini membuat serat rayon tidak bisa digolongkan sebagai serat sintetis atau serat alami. Maka nama baru pun disematkan pada rayon, yaitu serat semi sintetis. 


Karateristik rayon/santung

1. Tekstur kain rayon licin dan halus sehingga lembut dan dingin jika menyentuh kulit.

2. Memiliki daya serap yang baik

3. Karena mempunyai daya serap warna yang baik, maka biasanya memiliki tampilan warna yang cerah dan tajam.

4. Memiliki kilau alami yang tinggi, tidak mudah kusut dan cenderung licin menyerupai bahan sutra

5. Kain rayon mudah terbakar

6. Akan mudah rusak jika terlalu lama terpapar sinar matahari atau dalam keadaan basah yang terlalu lama.


Bagaimana cara mengetahui bahwa sebuah kain itu katun atau rayon yaitu dengan membakarnya sedikit diujung kain. Jika kain terbakar seperti kertas, berarti kain tersebut terbuat dari rayon. Jika kain terbakar seperti serat kapas, maka kain itu terbuat dari katun.


Tahukah, kalau rayon memiliki banyak jenis, antara lain rayon spandek, rayon PE/polyester. Rayon crinkle. Dan ada satu jenis rayon yang terkenal di Bali yaitu rayon Janger. Untuk jenis-jenis rayon kita bahas di sesi selanjutnya yaa^^.